Anda berkata 44 Mahasiswa PPG FKIP UMPWR Ikuti Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Rindam IV/Diponegoro …
44 Mahasiswa PPG FKIP UMPWR Ikuti Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Rindam IV/Diponegoro
Sebanyak 44 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Angkatan 1 Tahun 2026 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) mengikuti Diklat Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Sabtu (26/9/2026).
Mengusung tema “Semangat Bela Negara Mencetak Calon Guru Tangguh, Berkarakter, Unggul, dan Berkemajuan untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas”, kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa PPG dalam mempersiapkan diri menjalankan profesi sebagai pendidik. Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada kemampuan mengelola proses pembelajaran, tetapi juga pada pembentukan sikap, karakter, dan tanggung jawab sebagai calon guru.
Lingkungan Rindam IV/Diponegoro menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa. Melalui rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, ketangguhan, serta kemampuan bekerja sama. Berbagai nilai tersebut memiliki keterkaitan erat dengan tugas guru yang dalam praktiknya tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga membimbing dan menjadi teladan bagi peserta didik.
Wakil Dekan FKIP UMPWR, Dr. Herlina Setyowati, M.Pd., menuturkan bahwa proses pembentukan guru profesional perlu berjalan seiring dengan penguatan karakter.
“Guru merupakan salah satu figur yang memiliki peran penting dalam membentuk generasi. Karena itu, calon guru perlu memiliki karakter yang kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa. Pembekalan seperti ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia pendidikan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengalaman selama mengikuti diklat diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman kegiatan semata, tetapi dapat menjadi nilai yang melekat dan diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika menjalankan tugas profesional sebagai guru.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi PPG UMPWR, Dr. Yuli Widiyono, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman secara langsung.
“Pembentukan calon guru tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas. Mahasiswa juga perlu mendapatkan pengalaman yang dapat melatih kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat membawa nilai-nilai tersebut ke dalam praktik pendidikan nantinya,” jelasnya.
Menurut Yuli, wawasan kebangsaan dan bela negara juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat. Calon guru diharapkan mampu memahami bahwa profesi pendidik memiliki ruang kontribusi yang luas dalam membangun karakter dan menyiapkan generasi masa depan.
Pelaksanaan diklat di Rindam IV/Diponegoro sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa PPG untuk memperkuat kebersamaan antarpeserta. Proses belajar yang dilakukan melalui aktivitas bersama mendorong mahasiswa untuk saling mendukung, berkomunikasi, dan menyelesaikan berbagai tantangan secara kolektif.
Melalui Diklat Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, PPG FKIP UMPWR terus memperkuat proses pendidikan profesi yang berorientasi pada pembentukan guru secara utuh. Dengan bekal kompetensi, karakter, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan, mahasiswa PPG diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai pendidik yang mampu memberikan keteladanan dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan.
rubah judul dan redaksi